Bandar Lampung, 3 September 2026 — Siswa SMP Negeri 21 Bandar Lampung mengikuti kegiatan Sosialisasi Masyarakat Sadar Politik dan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bagi Pemilih Pemula yang dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari lembaga dan instansi terkait, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Polresta Bandar Lampung, serta Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandar Lampung. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya kesadaran politik, demokrasi, serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan berbagai informasi mengenai pentingnya menjadi warga negara yang sadar akan hak dan kewajibannya. Materi juga menekankan pentingnya mengenal proses demokrasi, menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab ketika telah memenuhi persyaratan sebagai pemilih, serta menghindari penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks.
Selain aspek politik, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai Kamtibmas. Siswa diajak untuk menjadi generasi muda yang mampu menjaga ketertiban, menaati peraturan, serta turut menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang aman dan kondusif.
Kehadiran KPU, Bawaslu, Polresta, dan Kejari memberikan wawasan yang lebih luas kepada siswa mengenai peran masing-masing lembaga dalam kehidupan demokrasi dan penegakan hukum. Para siswa juga diberikan kesempatan untuk menyimak materi dan berinteraksi dengan narasumber.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap kritis, bertanggung jawab, dan bijak dalam menyikapi persoalan politik maupun informasi yang berkembang di masyarakat. Meskipun sebagian siswa SMP belum memasuki usia pemilih, pembekalan sejak dini dinilai penting sebagai persiapan menjadi generasi penerus bangsa dan pemilih yang cerdas di masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 21 Bandar Lampung terus mendukung pembentukan karakter peserta didik agar tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sebagai warga negara, memahami nilai-nilai demokrasi, serta mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.