SMP Negeri 21 Bandar Lampung mengumumkan pelaksanaan pembelajaran secara online (daring) pada Senin, 7 September 2026 sebagai langkah untuk menjaga keselamatan dan kesehatan seluruh siswa.
Keputusan pembelajaran dari rumah tersebut dilakukan karena adanya abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang menyebar di wilayah sekitar, sehingga aktivitas di luar ruangan perlu dikurangi.
Pembelajaran Dilakukan Secara Daring
Untuk menjaga keamanan siswa dan warga sekolah, kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah melalui sistem pembelajaran online sesuai dengan arahan guru.
Siswa diharapkan tetap mengikuti kegiatan pembelajaran dengan disiplin dan memperhatikan informasi yang diberikan oleh masing-masing guru.
Belajar dari rumah tetap bisa dilakukan dengan baik untuk menjaga semangat belajar dan prestasi siswa.
Bahaya Abu Vulkanik bagi Kesehatan
Abu vulkanik dapat memberikan dampak terhadap kesehatan apabila terhirup atau mengenai tubuh. Beberapa gangguan yang perlu diperhatikan antara lain:
1. Gangguan Pernapasan
Partikel abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi pada hidung, tenggorokan, dan paru-paru serta dapat memperburuk gangguan pernapasan tertentu.
2. Iritasi Mata
Paparan abu vulkanik dapat menyebabkan mata terasa perih, merah, berair, dan tidak nyaman.
3. Gangguan Kulit
Abu vulkanik dapat menyebabkan kulit mengalami gatal, iritasi, atau reaksi alergi pada sebagian orang.
4. Menurunnya Kualitas Udara
Partikel abu yang berada di udara dapat menurunkan kualitas udara dan mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.
5. Dampak terhadap Lingkungan
Abu vulkanik juga dapat menempel pada tanaman, permukaan bangunan, kendaraan, peralatan, serta sumber air sehingga perlu dibersihkan dengan cara yang tepat.